GoodLuck

Don't forget believing yourself - Tomorrow's never die

Rabu, 27 Juni 2012

Titrasi asam basa


Titrasi Asam Basa

A.    Tujuan
Menentukan konsentrasi larutan HCl dengan larutan NaOH melalui titrasi asam basa.
B.    Alat dan Bahan
Alat               : buret, erlenmeyer, gelas ukur, corong, statif, dan pipet tetes.
Bahan            : larutan HCl dengan konsentrasi yang belum diketahui, larutan fenolftalein, larutan NaOH 0,1 M, dan aquqdes.
C.     Langkah Kerja
1.     Isi buret dengan larutan NaOH 0,1 M dan catat pembacaan biuret!
2.     Masulam 5 mL larutan HCl kedalam erlenmeyer dan tambahkan 5 mL aquades.
3.     Tambahkan 2 tetes larutan fenolftalein.
4.     Lakukan titrasi dengan cara meneteskan larutan NaOH dari buret kedalam erlenmeyer sambil digunjangkan. Penetesan larutan NaOH dihentikan jika larutan dalam erlenmeyer menjadi merah muda dan warna itu tidak hilang jika erlenmeyer diguncangkan.
5.     Catat volume NaOH yang digunakan!
6.     Ulangi percobaan 2–3kali.
D.    Hasil Kerja
Konsentrasi larutan NaOH diketahui adalah 0,1 M.
Pembacaan buret berisi larutan NaOH:
Percobaan ke-
V NaOH Awal (V1)
V NaOH Akhir (V2)
Terpakai (V2-V1)
1
50
25
25
2
50
29
21
3
50
23
27

Perhitungan
VHCl x MHCl x nHCl=VNaOH x MNaOH x nHCl

Volume rata-rata NaOH yang digunakan : 24,33 mL
Volume HCl yang digunakan : 5mL
E.     Permasalahan
1.     Tuliskan persamaan reaksi dari percobaan diatas!
Jawab : NaOH + CH3COOH menjadi CH3COONa + H2O
2.     Berapakah konsentrasi larutan HCl tersebut?
Jawab : a x Va x Ma=b x Vb x Mb
               1 x 50 x Ma=1 x 25 x 0,1
                        Ma      =2,5 : 50
                                     =0,05 M
3.     Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kesalahan pada percobaan titrasi?
Jawab : alat praktik yang kurang steril kelebihan tetesan NaOH saat dinasukan kedakam larutan cuka, saat melakukan praktikum tangan kurang bersih selain itu kurang konsentrasi.
4.     Apa kesimpulan dari percobaan yang telah dilakukan?
Jawab : asam cuka berubah earna jika larutan NaOH dalam buret diteteskan kedalam larutan cuka, dan berubah warna jika digoyangkan.
F.     Kesimpulan :
Asam cuka berubah warna jika larutan NaOH dalam buret diteteskan kedalam larutan cuka, dan berubah warna jika digoyangkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar